Masjid Kapal Munzalan Indonesia

Yudisium Santri MKMI 1447 H: Momentum Penguatan Niat, Disiplin, dan Khidmat Santri

NASIHAT – Pengasuh Masjid Kapal Munzalan Indonesia (MKMI), KH Luqmanulhakim (Ayahman) memberikan arahan dan nasihat kepada Santri MKMI dalam agenda Yudisium Santri Masjid Kapal Munzalan Indonesia pada Rabu (4/3/2026). (Foto. Multimedia MKMI)

testing.masjidkapalmunzalan.id/ – Masjid Kapal Munzalan Indonesia (MKMI) kembali menggelar kegiatan Yudisium Santri Masjid Kapal Munzalan Indonesia pada Rabu, 14 Ramadan 1447 H / 4 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi agenda penting tahunan dalam rangka menilai, mengevaluasi, serta mengukuhkan kembali amanah para santri yang berkhidmat di lingkungan MKMI.

Yudisium Santri tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga momentum penyampaian berbagai informasi terkait perkembangan dan perubahan internal organisasi MKMI. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pemberian apresiasi kepada santri yang menunjukkan prestasi dan dedikasi selama menjalankan khidmat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pengasuh Masjid Kapal Munzalan Indonesia KH Luqmanulhakim (Ayahman), Ketua Umum Masjid Kapal Munzalan Indonesia Banjiruddin, jajaran pengurus pusat MKMI, pengurus wilayah dan cabang, serta seluruh santri Masjid Kapal Munzalan Indonesia baik yang mengikuti secara langsung maupun daring.

Ratusan Santri Ikuti Yudisium

Total peserta yang mengikuti Yudisium Santri MKMI tahun ini mencapai 483 santri, yang terdiri dari beberapa tingkatan pengabdian.

 

  1. Santri Penerima Amanah (SPA)
    Peserta Offline

Peserta Online

Total keseluruhan SPA: 417 santri

  1. Santri Pengabdian Munzalan Probation (SPMP)
    Peserta Offline

Peserta Online

Total keseluruhan SPMP: 56 santri

  1. Santri Pengabdian Munzalan Training (SPMT)
    Peserta Offline

Peserta Online

Total keseluruhan SPMT: 10 santri

Dalam sambutannya, Ketua Umum MKMI Banjiruddin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya rangkaian kegiatan yudisium.Ia menjelaskan bahwa proses yudisium telah melalui rangkaian panjang sejak bulan Februari hingga akhirnya mencapai puncak acara pada Ramadan ini.

“Yudisium ini merupakan pengukuhan ulang kita sebagai Santri MKMI untuk satu tahun ke depan. Ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi janji kita kepada Allah untuk menjaga niat, menjaga ketaatan, kedisiplinan, serta menjaga adab sebagai Santri Masjid Kapal Munzalan Indonesia,” ujar Banjiruddin.

Ia juga mengimbau seluruh pengurus, baik di tingkat pusat, wilayah, maupun cabang, untuk terus memperkuat komunikasi dan musyawarah dalam menjalankan amanah organisasi.

Pengumuman Perubahan Struktur dan Amanah

Selain evaluasi santri, dalam Yudisium Santri MKMI 1447 H juga diumumkan beberapa hal penting, di antaranya:

Penghargaan diberikan kepada santri terbaik dalam kategori Catatan Harian Santri (CHS) serta kategori 4K (Ketaatan, Kedisiplinan, Kontribusi, dan Kinerja).

 

CHS TERBAIK – Para Santriwan Santriwati Masjid Kapal Munzalan Indonesia menerima penghargaan Catatan Harian Santri (CHS) Terbaik pada Yudisium Santri Masjid Kapal Munzalan Indonesia, Rabu (4/3/2026). (Foto. Multimedia MKMI)

Santri Terbaik CHS

CHS Ikhwan Pusat

  1. Muhammad Chaidir Umar
  2. Muhammad Adia Nugraha
  3. Chairul Rijal Fitriandi

CHS Akhwat Pusat

  1. Novianti
  2. Murti Lestari
  3. Munauwarah

CHS Ikhwan Wilayah

  1. Radi Ardian
  2. Nazif Fikri
  3. Rustan

CHS Akhwat Wilayah

  1. Nurmiranti
  2. Anggita
  3. Yoenita Karyawantini S.
SANTRI 4K – Para Santriwan Santriwati Masjid Kapal Munzalan Indonesia menerima penghargaan Santri 4K (Ketaatan, Kedisplinan, Kontribusi, Kinerja) Terbaik pada Yudisium Santri Masjid Kapal Munzalan Indonesia, Rabu (4/3/2026). (Foto. Multimedia MKMI)

Santri Terbaik 4K

Kategori Pusat

  1. Chairul Rijal Fitriandi
  2. Azalea Fania Nurliqa
  3. Novianti
  4. Mimi Indo Filiang
  5. Novi Resti Pujilestari

Kategori Wilayah

  1. Nurasmad
  2. Asyfa Nurani
  3. Aruf Susanto
  4. Rustan
  5. Bilal Kumala

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh santri dapat terus meningkatkan kualitas khidmat, menjaga keikhlasan dalam beramal, serta memperkuat peran Masjid Kapal Munzalan Indonesia dalam dakwah dan pemberdayaan umat.(*)

Exit mobile version